Pedoman Redaksi ini menjadi dasar dalam proses pembuatan dan publikasi konten di AdvokasiRakyat.id.
1. Akurasi
Kami berupaya memastikan informasi yang dipublikasikan akurat dan memiliki sumber yang jelas.
Informasi yang belum dapat diverifikasi tidak akan disajikan sebagai fakta yang telah terbukti.
2. Sumber Informasi
Sumber informasi dapat berasal dari:
- Pernyataan resmi lembaga pemerintah.
- Dokumen resmi.
- Narasumber terkait.
- Data publik.
- Pernyataan pihak yang terlibat.
- Sumber berita yang dapat dipercaya.
- Hasil observasi atau peliputan.
- Sumber lain yang relevan dan dapat diverifikasi.
3. Verifikasi
Informasi penting akan diperiksa sebelum dipublikasikan sejauh memungkinkan.
Untuk isu yang masih berkembang, artikel dapat diperbarui apabila terdapat informasi baru.
4. Judul
Judul harus menggambarkan isi artikel secara akurat.
AdvokasiRakyat.id tidak membenarkan penggunaan judul yang sengaja menyesatkan pembaca atau menjanjikan informasi yang tidak tersedia di dalam artikel.
5. Konten Hukum
Artikel hukum bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti konsultasi hukum profesional.
Untuk perkara tertentu, pembaca disarankan memperoleh pendapat dari advokat atau profesional hukum yang kompeten.
6. Opini dan Analisis
Artikel opini dan analisis akan dibedakan dari berita atau laporan faktual.
Pendapat penulis tidak selalu mencerminkan pandangan redaksi.
7. Koreksi
Apabila terdapat kesalahan faktual, redaksi dapat melakukan koreksi atau pembaruan.
Pembaca dapat melaporkan kesalahan melalui halaman Kontak.
8. Hak Jawab
AdvokasiRakyat.id menghormati hak pihak yang diberitakan untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan.
Permintaan hak jawab akan dipertimbangkan berdasarkan konteks, relevansi, dan standar editorial yang berlaku.
9. Konten Sponsor
Materi berbayar, advertorial, sponsored content, atau bentuk promosi lainnya akan diberikan penanda yang jelas agar tidak disalahartikan sebagai konten editorial independen.
10. Independensi
Keputusan editorial dibuat berdasarkan pertimbangan jurnalistik dan kepentingan pembaca, bukan semata-mata berdasarkan kepentingan komersial.
11. Konten Buatan AI
Teknologi otomatis atau kecerdasan buatan dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses editorial tertentu.
Namun, penggunaan teknologi tersebut tidak menggantikan tanggung jawab manusia atas akurasi, konteks, dan keputusan editorial.
Setiap konten tetap menjadi tanggung jawab tim editorial sebelum dipublikasikan.
12. Pembaruan Pedoman
Pedoman ini dapat diperbarui dari waktu ke waktu untuk menyesuaikan perkembangan standar editorial, teknologi, dan kebutuhan pembaca.
